Kenali Tanda Dan Gejala Autis

image

TANDA DAN GEJALA AUTIS

Autisme adalah gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial.

Gangguan dalam komunikasi verbal maupun nonverbal

    Kemampuan berbahasa mengalami keterlambatan atau sama sekali tidak dapat berbicara. Menggunakan kata kata tanpa menghubungkannya dengan arti yang lazim digunakan.
    Berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tubuh dan hanya dapat berkomunikasi dalam waktu singkat.
    Kata-kata yang tidak dapat dimengerti orang lain (“bahasa planet”)
    Tidak mengerti atau tidak menggunakan kata-kata dalam konteks yang sesuai.
    Ekolalia (meniru atau membeo), menirukan kata, kalimat atau lagu tanpa tahu artinya.
    Bicaranya monoton seperti robot
    Bicara tidak digunakan untuk komunikasi
    Mimik datar

Gangguan dalam bidang interaksi sosial

    Menolak atau menghindar untuk bertatap muka
    Tidak menoleh bila dipanggil, sehingga sering diduga tuli
    Merasa tidak senang atau menolak dipeluk
    Bila menginginkan sesuatu, menarik tangan tangan orang yang terdekat dan berharap orang tersebut melakukan sesuatu untuknya
    Tidak berbagi kesenangan dengan orang lain
    Saat bermain bila didekati malah menjauh
    Bila menginginkan sesuatu ia menarik tangan orang lain dan mengharapkan tangan tersebut melakukan sesuatu untuknya.

Gangguan dalam bermain

    Bermain sangat monoton dan aneh misalnya menderetkan sabun menjadi satu deretan yang panjang, memutar bola pada mainan mobil dan mengamati dengan seksama dalam jangka waktu lama.
    Ada kelekatan dengan benda tertentu seperti kertas, gambar, kartu atau guling, terus dipegang dibawa kemana saja dia pergi.
    Bila senang satu mainan tidak mau mainan lainnya.
    Tidak menyukai boneka, tetapi lebih menyukai benda yang kurang menarik seperti botol, gelang karet, baterai atau benda lainnya
    Tidak spontan / reflek dan tidak dapat berimajinasi dalam bermain. Tidak dapat meniru tindakan temannya dan tidak dapat memulai permainan yang bersifat pura pura.
    Sering memperhatikan jari-jarinya sendiri, kipas angin yang berputar atau angin yang bergerak.
    Perilaku yang ritualistik sering terjadi sulit mengubah rutinitas sehari hari, misalnya bila bermain harus melakukan urut-urutan tertentu, bila bepergian harus melalui rute yang sama.

Gangguan perilaku

    Sering dianggap sebagai anak yang senang kerapian harus menempatkan barang tertentu pada tempatnya
    Anak dapat terlihat hiperaktif misalnya bila masuk dalam rumah yang baru pertama kali ia datang, ia akan membuka semua pintu, berjalan kesana kemari, berlari-lari tak tentu arah.
    Mengulang suatu gerakan tertentu (menggerakkan tangannya seperti burung terbang). Ia juga sering menyakiti diri sendiri seperti memukul kepala atau membenturkan kepala di dinding
    Dapat menjadi sangat hiperaktif atau sangat pasif (pendiam), duduk diam bengong dengan tatap mata kosong. Marah tanpa alasan yang masuk akal. Amat sangat menaruh perhatian pada satu benda, ide, aktifitas ataupun orang. Tidak dapat menunjukkan akal sehatnya. Dapat sangat agresif ke orang lain atau dirinya sendiri.
    Gangguan kognitif tidur, gangguan makan dan gangguan perilaku lainnya.

Gangguan perasaan dan emosi

    Tertawa-tawa sendiri, menangis atau marah tanpa sebab nyata
    Sering mengamuk tak terkendali (temper tantrum), terutama bila tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan
    Sering mengamuk tak terkendali (temper tantrum)bila keinginannya tidak didapatkannya, bahkan bisa menjadi agresif dan merusak.
    Tidak dapat berbagi perasaan (empati) dengan anak lain

Gangguan dalam persepsi sensoris

    Sensitif terhadap cahaya, pendengaran, sentuhan, penciuman dan rasa (lidah) dari mulai ringan sampai berat.
    Menggigit, menjilat atau mencium mainan atau benda apa saja
    Bila mendengar suara keras, menutup teling
    Menangis setiap kali dicuci rambutnya
    Meraskan tidak nyaman bila diberi pakaian tertentu
    Tidak menyukai rabaan atau pelukan, Bila digendong sering merosot atau melepaskan diri dari pelukan.

Y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s